LH Umumkan tidak Berbahaya

BONTANG- Kasus pencemaran anak sungai Jembatan Kuning Kelurahan Tanjung Laut Kecamatan Bontang Selatan yang sempat dibuat heboh ribuan warga Kota Taman karena perubahan air menjadi warnah merah ternyata tidak berbahaya bagi lingkungan.
 
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Pencemaran Kerusakan Lingkungan, Pengelolaan Limbah dan Pemulihan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang Juni S kepada media ini saat dihubungi Jumat (21/2) siang.
 
“Sesuai hasil uji laboratorium dari Baristand dan Balai POM Samarinda yang sudah kami terima bahwa tidak ditemukan parameter yang melebihi ambang batas. Jadi kejadian pencemaran sungai Jembatan Kuning Tanjung Laut beberapa waktu lalu aman dan tidak membahayakan lingkungan,” katanya.
 
Dijelaskan Juni bahwa untuk air permukaan sungai yang berwarna merah yang terjadi di Jembatan Kuning pihaknya telah meminta Balai Riset Teknologi dan Industri (Baristand) Samarinda menguji tiga jenis parameter, yakni zat padat tersuspensi (TSS), pH dan salinitas. Hasilnya untuk cat padat tersuspensi diperoleh nilai 61mg/liter. Sementara nilai pH 7,60 dan salinitas 7,10. “Temuan tersebut dinyatakan masih berada pada ambang batas baku mutu air laut untuk perairan dan permukaan,” jelasnya. (hms1)