Bontang Dapat Kuota Penerimaan CPNS 251 Formasi

BONTANG- Kabar gembira untuk masyarakat Kota Bontang. Dalam waktu dekat, pemerintah melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bontang akan menyelenggarakan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang untuk formasi 2013.
Hal tentang rekrutmen CPNS dilinmgkungan Pemkot Bontang ini disampaikan Kepala BKD Kota Bontang Hj Siti Ngaisah saat ditemui diruang kerjanya di Kantor BKD Komplek Gedung Taman Praja Bontang Lestarai Senin (26/8) kemarin.
Insya Allah, dalam waktu dekat kita memang akan menyelenggarakan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang. Namun untuk saat ini kami masih menunggu instruksi dari Badan Kepegawaian Nasional atau Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Repormasi Birokrasi mengenai proses penerimaannya seperti apa. Apakan nantinya akan menggunakan sistem on line atau sistem manual,” terangnya
Lebih lanjut disampaikan Siti Ngaisah bahwa apapun metode yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat terkait penerimaan CPNS tahun 2013 ini secara keseluruhan BKD Kota Bontang telah siap menjalankannya.
“Apapun keputusan dari pemerintah pusat tentang metode penerimaan CPNS Tahun 2013 ini secara keseluruhan BKD Bontang telah siap melaksanaanya. Baik itu system maupun fasilitas yang akan digunakan dalam proses prekrutan CPNS tersebut,” jelas Siti Ngaisah.
Untuk penerimaan CPNS Tahun 2013 ini, Kota Bontang lanjut Siti Ngaisah mendapat kuota sebanyak 251 formasi. Dan formasi tersebut katanya didominasi untuk tenaga pendidik dan tenaga medis serta beberapa tenaga tekhnis lainnya.
Kepada seluruh masyarakat yang ingin pelamar, Siti Ngaisah selanjutnya mengimbau supaya tidak mudah terprofokasi  dan tetap mengikuti pendaftran CPNS sesuai dengan alur dan tahapan-tahapan yang ditentukan secara resmi oleh BKD Kota Bontang.
“Kepada masyarakat terutama kepada calon pelamar, tolong jangan mudah terprofokasi dengan iming-iming apapun bentuknya dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Jangan mau diiming-iming kelulusan, sebab sistim yang benar adalah perekrutan secara terbuka, murni, jujur dan transparan,” pungkasnya. (hms7)